Skip links

Jenis Perawatan Gigi Yang Ditanggung Oleh BPJS

[et_pb_section fb_built=”1″ specialty=”on” _builder_version=”4.18.0″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}”][et_pb_column type=”3_4″ specialty_columns=”3″ _builder_version=”4.16″ custom_padding=”|||” global_colors_info=”{}” custom_padding__hover=”|||”][et_pb_row_inner _builder_version=”4.18.0″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}”][et_pb_column_inner saved_specialty_column_type=”3_4″ _builder_version=”4.18.0″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}”][et_pb_text _builder_version=”4.18.0″ _module_preset=”default” hover_enabled=”0″ global_colors_info=”{}” sticky_enabled=”0″]

Jenis Perawatan Gigi Yang Ditanggung Oleh BPJS

Kesehatan gigi dan mulut merupakan hal yang penting dilakukan bagi setiap orang. Sebab, gigi punya peran yang cukup krusial bagi manusia, terutama dalam membantu mengunyah makanan.

Banyak orang masih belum sadar akan pentingnya merawat kesehatan gigi. Terbukti dengan banyaknya kasus pada Kesehatan gigi dan mulut seperti gigi bolong, gusi berdarah dan karies yang parah..

Perawatan Kesehatan gigi dan mulut terbilang cukup mahal, oleh sebab itu kitab isa memanfaatkan BPJS Kesehatan untuk membiayai perawatan gigi dan mulut kita. Tetapi perlu kita ketahui tidak semua perawatan gigi ditanggung oleh BPJS Kesehatan ada beberapa yang ditanggung dan ada beberapa yang tidak ditanggung, menurut peraturan BPJS Kesehatan No 1 Tahun 2014 Pasal 52 Ayat 1, berikut ini adalah beberapa jenis perawatan gigi dan mulut yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan yang perlu kita ketahui:

  1. Terkait pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis masih ditanggung oleh BPJS Kesehatan
  2. BPJS Kesehatan menanggung biaya administrasi dan pendaftaran pasien perawatan gigi

3.BPJS Kesehatan menanggung biaya pemberian obat, anestesi atau pembiusan sebelum operasi terkait perawatan gigi

4.BPJS Kesehatan menanggung biaya tindakan kegawatdaruratan oro-dental

5.BPJS Kesehatan menanggung biaya pencabutan gigi sulung dengan anestesi topikal ataupun infiltrasi. Namun dengan syarat pencabutan gigi dilakukan secara permanen tanpa penyulit

6.BPJS Kesehatan menanggung biaya obat-obatan pasca tindakan pencabutan gigi

7.BPJS Kesehatan menanggung biaya penambalan gigi dengan bahan komposit atau GIC

8.Menanggung biaya pembersihan karang gigi atau scaling setahun sekali

9.Menanggung biaya pembuatan gigi palsu dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Untuk perawatan gigi palsu pasien bisa mendatangi Faskes Tingkat 1, kemudian berkonsultasi dengan dokter. Sementara itu, untuk tarif maksimal penggantian gigi palsu adalah Rp 1.000.000. Namun untuk tindakan pembuatan gigi palsu ini masing sangat terbatas.

Sehingga tidak semua peserta BPJS Kesehatan bisa menikmati fasilitas ini ya Bu. 

Rincian pembuatan gigi palsu yang ditanggung BPJS diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Pemasangan gigi untuk 1-8 gigi palsu: Subsidi Rp 250.000 per rahang;
  • Pemasangan gigi untuk 1 rahang 9-16 gigi palsu: Subsidi sebesar Rp 500.000; dan
  • Pemasangan untuk 2 rahang sekaligus: Subsidi Rp1.000.000.

Cara mendaftar perawatan gigi yang ditanggung BPJS

Layaknya tindakan pelayanan kesehatan lainnya, untuk melakukan perawatan gigi yang ditanggung BPJS kamu harus mendatangi Faskes Tingkat 1 terlebih dahulu.

berikut adalah beberapa cara dan prosedur lain yang bisa kamu lakukan:

  • Mendatangi Faskes Tingkat 1 untuk berkonsultasi dengan dokter
  • Nantinya dokter akan memberikan surat rujukan apabila diperlukan, agar pasien bisa melakukan perawatan gigi ke Faskes Tingkat Lanjutan atau Rumah Sakit
  • Setelah sampai di Faskes Lanjutan, pasien harus melakukan pendaftaran ulang seperti di Faskes Tingkat 1 agar seterusnya bisa langsung mendapatkan tindakan dari dokter
  • Menandatangani bukti pelayanan kesehatan, pada formulir yang telah disediakan oleh pihak fasilitas kesehatan Rumah Sakit sebelum dokter melakukan tindakan.

Jenis perawatan gigi yang tidak ditanggung BPJS

 

Melakukan perawatan gigi dengan BPJS sangat membantu, karena beberapa perawatan gigi yang sangat mahal masuk dalam daftar perawatan yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan tetapi perawatan gigi yang bersifat estetik tidak masuk dalam kategori pelayanan yang ditanggung seperti gigi palsu pemasangan kawat gigi walaupun tujuannya untuk menjaga kesehatan  dan segala yang berkaitan dengan jaringannya. Sayangnya kedua hal ini tetap berbeda.

Kalau kawat gigi bertujuan untuk mempercantik gigi tanpa ada keluhan kesehatan, sementara pemasangan gigi palsu dilakukan setelah mendapat rekomendasi dokter atas keluhan kesehatan (penyakit) gigi pasiennya.

Sehingga sebelum melakukan tindakan perawatan gigi dengan BPJS Kesehatan, hal ini sangat penting untuk diperhatikan.

Secara keseluruhan, memiliki layanan BPJS Kesehatan dapat menjadi keuntungan sendiri bagi pasien 

Karena semua pasien sama sekali tidak dikenakan biaya diluar dari yang ditanggung BPJS, sehingga hal ini tentu sangat memudahkan masyarakat yang hendak melakukan perawatan gigi di Faskes 1 maupun Rumah Sakit rujukan nantinya.

[/et_pb_text][/et_pb_column_inner][/et_pb_row_inner][/et_pb_column][et_pb_column type=”1_4″ _builder_version=”4.16″ custom_padding=”|||” global_colors_info=”{}” custom_padding__hover=”|||”][et_pb_sidebar area=”et_pb_widget_area_1″ _builder_version=”4.4.2″ custom_padding=”40px|20px|0px|20px|false|true” border_width_all=”2px” border_color_all=”#ec3055″ global_module=”2016″ global_colors_info=”{}”][/et_pb_sidebar][/et_pb_column][/et_pb_section]
Explore
Drag